www.arsyadz-goodboy.blogspot.com

Sabtu, 03 April 2010

Windows 7

7 Reasons Why Windows 98 is Better Than Windows 7


1 – Illegal Operations

Didn’t it make you feel rebellious and powerful to know that your computer had performed an illegal operation? Not only was it illegal, but it was so illegal that the computer had to be shut down! Who knows what it was doing.

2 – No native support for USB drives

Lots of viruses spread by infecting flash memory drives – Windows 98’s robust security thwarts this by excluding mass storage drivers altogether. Good luck getting a virus from a USB key when your computer doesn’t even know what one is!

3 – Compatibility with older programs

This has always been a problem that Vista and 7 have had to deal with, but Windows 98 will run some old apps. Excuse me, I have to go power up Lotus 1-2-3.

4 – No annoying security updates

It seems like every time I power my Windows 7 PC up, there are updates waiting to be installed. You don’t need to worry about that with Windows 98 – Microsoft stopped bothering its users with pesky updates almost four years ago, and I haven’t looked back since.

5 – Same security model as Mac OS X

Did you know that Macs don’t get viruses? That’s because they use special technology that confines their OS to a statistically insignificant percentage of the market, making it a less appealing target for hackers and malware developers. Well, these days, the same is true of Windows 98! Uninstall that anti-virus software and unlock the power of all 32MB of your computer’s RAM!

6 – Internet Explorer 6

Seems like everywhere I go, someone is talking about IE6 these days. I don’t ever actually read what they’re saying, but if everyone’s talking about it then it’s got to be something good!

7 – Classic Start menu

People have devised many ways to restore the classic Start menu to Windows 7. Well, why not run an OS that gives you no other option?

And those are my reasons! Be sure to tell us why you love Windows 98 in the comments!

Kamis, 01 April 2010

Sleep pharalysis

"Di saat tidur nyenyak tiba- tiba tangan ,kaki dan seluruh anggota badan ku tidak bisa bergerak...bahkan jari-jari tangan pun sulit digerakan,napas sesak,dada terasa berat,seakan seluruh tubuh ditindih oleh sesuatu sampai sampai berteriak pun tidak bisa..."
Sepenggal pengalaman tersebut pasti pernah dirasakan oleh semua orang,dan sebagian besar pula pasti menganggap pengalaman tersebut berhubungan dengan hal gaib,setan,jin atau mahluk mahluk halus .hal ini sering disebut ketindihan,tindih hantu,irep irep..
.atau apalah namanya sehingga banyak orang ketakutan dan mulai mempercayai hal hal yang tidak masuk akal untuk menangkal nya seperti menggunakan jimat,ke dukun atau sebagainya. tetapi sesungguhnya hal tersebut bertolak belakang dengan anggapan sebagian besar orang,kejadian tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah,Sleep Paralysis adalah kata yang tepat untuk kejadian tersebut.

Menurut medis, keadaan ketika orang akan tidur atau bangun tidur merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak disebut sleep paralysis alias tidur lumpuh (karena tubuh tak bisa bergerak dan serasa lumpuh). Hampir setiap orang pernah mengalaminya. Setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya.

Sleep paralysis bisa terjadi pada siapa saja, lelaki atau perempuan. Dan usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.
Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) dengan mimpi.

Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.

Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.

Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.

Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.

"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."

Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.

Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?


Florence Cardinal
, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.

Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.

Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.

Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.

Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).

Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?

Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:

1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur

So,bergaya hidup sehatlah dan jangan pernah percaya takhyul...